Mahasiswa ITB Vinus Bogor Ciptakan KumpulPay, Solusi Digital untuk Komunitas dan Organisasi di Indonesia
VisiNews.net
- Mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Institut Teknologi dan Bisnis
Visi Nusantara (ITB Vinus) Bogor, Novriyaldi atau Bang Adi, berhasil
mengembangkan platform digital KumpulPay untuk membantu digitalisasi komunitas
dan organisasi di Indonesia. Di tengah kesibukannya kuliah dan berkegiatan di
kampus, Bang Adi berhasil menciptakan sebuah platform digital bernama
KumpulPay—solusi all-in-one untuk membantu komunitas dan organisasi di
Indonesia bertransformasi ke dunia digital. “Saya percaya bahwa transformasi
digital itu bukan hanya untuk perusahaan besar. Tapi juga untuk lingkungan
terkecil seperti RT/RW, tempat ibadah, yayasan, hingga komunitas hobi.
KumpulPay hadir untuk itu,” ujar Bang Adi saat diwawancarai oleh jurnalis Visinews.net
pada Sabtu, 27 Juni 2026. Baca Juga: Pramono-Rano Resmikan Logo 5 Abad Jakarta,
Simbol Awal Menuju Kota Global Berbudaya KumpulPay (www.kumpulpay.com)
merupakan platform digital all-in-one yang dirancang untuk mempermudah
administrasi, keuangan, dan komunikasi di berbagai komunitas. Mulai dari
pengurus RT/RW, sekolah, majelis taklim, hingga UMKM bisa memanfaatkan
KumpulPay untuk mencatat keuangan, mengelola tagihan, mempublikasikan kegiatan,
hingga menerima donasi secara online. Dengan fitur seperti portal warga,
laporan keuangan otomatis, pembayaran digital, dan sistem manajemen kegiatan,
KumpulPay membantu komunitas menjadi lebih transparan, efisien, dan terhubung.
Baca Juga: Dituduh Curi Raket Padel, Karyawan di Jaksel Disekap Dua Hari, Empat
Rekan Kerja Jadi Tersangka Perjalanan KumpulPay berawal dari keresahan
sederhana. Saat aktif di komunitas lingkungan tempat tinggalnya, Bang Adi
melihat banyak pengurus masih mencatat iuran dan kegiatan secara manual. Dari
situ, ia mulai merancang sistem sederhana untuk membantu pencatatan digital.
Tak disangka, ide tersebut berkembang menjadi startup yang kini sudah digunakan
di berbagai daerah. “Saya ingin menjadikan KumpulPay sebagai infrastruktur
digital entry-level untuk komunitas Indonesia. Setiap kelompok masyarakat,
sekecil apapun, bisa mulai digitalisasi dari sini,” ungkapnya penuh semangat.
Baca Juga: Korban Gempa Venezuela Terus Bertambah, PBB Sebut Puluhan Ribu Warga
Masih Hilang Meski berkuliah di Program Studi Bisnis Digital, Bang Adi juga
dikenal sebagai fullstack developer dan konsultan IT. Ia menggabungkan
kemampuan teknis pemrograman dengan strategi bisnis modern untuk membangun
solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. “Belajar di ITB Vinus membantu
saya melihat teknologi bukan hanya dari sisi coding, tapi juga dari sisi value
bisnis dan kebermanfaatan sosial,” jelasnya. Kini, Bang Adi dan timnya terus
mengembangkan KumpulPay agar menjadi ekosistem digital komunitas terbesar di
Indonesia. Selain fitur administrasi RT, mereka juga tengah menyiapkan layanan
untuk membantu UMKM, lembaga pendidikan, hingga platform sosial dan donasi.
Baca Juga: InJourney Satukan Hotel BUMN untuk Perkuat Industri Perhotelan dan
Pariwisata Nasional KumpulPay bukan sekadar aplikasi, tapi sebuah gerakan untuk
mendorong masyarakat Indonesia agar lebih melek digital, dan itu dimulai dari
komunitas terkecil di lingkungan sekitar. Tentang Novriyaldi (Bang Adi):
Mahasiswa ITB Vinus Bogor jurusan Bisnis Digital, pendiri platform
KumpulPay.com, sekaligus konsultan IT dan pengembang aplikasi. Ia dikenal
sebagai sosok kreatif dan visioner yang ingin menghadirkan solusi digital nyata
bagi masyarakat. Baca Juga: 3 Karyawan Dirantai dan Terkurung dalam Gudang di
Kalibaru Jakpus, Dilaporkan Tak Diberi Makan Bosnya Selama 3 Hari Tentang
KumpulPay: Platform digital all-in-one yang membantu komunitas dan organisasi
di Indonesia dalam administrasi, keuangan, komunikasi, dan kegiatan. Kunjungi
www.kumpulpay.com untuk informasi lebih lanjut. “Dari kampus, lahir solusi
untuk bangsa,” Bang Adi membuktikan bahwa inovasi tidak selalu dimulai dari
ruang startup besar, karena terkadang, cukup dari seorang mahasiswa yang
melihat masalah di sekitarnya dan memilih untuk bertindak, lalu berdampak bagi
masyarakat.***